BERKIBARLAH MERAH PUTIHKU
Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah
Ledak suara terdengar disudut kota
Kanan kiri terlintas peluru tajam
Jalanan penuh sesak api berkobar
Ribuan pejuang bertombakkan bambu runcing
Melawan penjajah bersenapan lapis baja
Allahuakbar, menggema ditelinga perang
Seketika melenggangkan medan
dan seketika menggetarkan lawan
Luka tembak dikepala
Tangan tangan terpisah dari badan
Tubuh tubuh menyatu dengan aspal
Warna hitam legam tampak dikulit mereka
Yang terbakar akan syahid
Jasad jasad tergeletak berserakan
Bak bunga gugur dari dahannya
Namun harum bila dicium
Tetes air mata bejatuhan
Menghujani jantung peperangan
Membanjiri kobaran para pejuang
Tumbuhkan bibit bunga bunga baru
Tuhan
Banyak anak kehilangan bapak
Banyak bapak kehilangan anak
Banyak jiwa tak berdosa mati begitu sahaja
Izinkan aku tuhan
Biarkan sangkurku menebas ketidak adilan
Senapanku, biarkan senapanku menembus kemunafikan
Aku tak mau ini kan berlanjut
3 setengah abad negeriku
Diluluhlantakkan mereka
Para bangsa pembatas keber-hak-an manusia
Glory gold gospel?
Tak adakah semboyan lain?
Kenapa tak ada semboyan yang menyebut namamu?
Sekarang, kan kubawa namamu..
Kan kubawa dzatmu kesukmaku..
Lailahaillah muhammmadarrosulullah..
Izinkan sangkur kami menancap kebadan mereka...
Izinkan peluru kami melesat di kepala mereka..
Izinkan bambu kami di tersangkut dada mereka..
Sungguh, kami ingin sekali merah putih berkibar..