🪷 Bijaksana

BERKIBARLAH MERAH PUTIHKU

Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah

Ledak suara terdengar disudut kota Kanan kiri terlintas peluru tajam Jalanan penuh sesak api berkobar Ribuan pejuang bertombakkan bambu runcing Melawan penjajah bersenapan lapis baja Allahuakbar, menggema ditelinga perang Seketika melenggangkan medan dan seketika menggetarkan lawan Luka tembak dikepala Tangan tangan terpisah dari badan Tubuh tubuh menyatu dengan aspal Warna hitam legam tampak dikulit mereka Yang terbakar akan syahid Jasad jasad tergeletak berserakan Bak bunga gugur dari dahannya Namun harum bila dicium Tetes air mata bejatuhan Menghujani jantung peperangan Membanjiri kobaran para pejuang Tumbuhkan bibit bunga bunga baru Tuhan Banyak anak kehilangan bapak Banyak bapak kehilangan anak Banyak jiwa tak berdosa mati begitu sahaja Izinkan aku tuhan Biarkan sangkurku menebas ketidak adilan Senapanku, biarkan senapanku menembus kemunafikan Aku tak mau ini kan berlanjut 3 setengah abad negeriku Diluluhlantakkan mereka Para bangsa pembatas keber-hak-an manusia Glory gold gospel? Tak adakah semboyan lain? Kenapa tak ada semboyan yang menyebut namamu? Sekarang, kan kubawa namamu.. Kan kubawa dzatmu kesukmaku.. Lailahaillah muhammmadarrosulullah.. Izinkan sangkur kami menancap kebadan mereka... Izinkan peluru kami melesat di kepala mereka.. Izinkan bambu kami di tersangkut dada mereka.. Sungguh, kami ingin sekali merah putih berkibar..

Puisi Lainnya

SELAMAT PAGI Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah BULAN SABIT Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah MAESTRO KEHIDUPAN Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah IDEOLOGI JAHILIYYAH Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah SAJAK BURUNG PIPIT Oleh Muhammad Fadhil Nurdiansyah