AKU PENGECUT
Oleh Fidela Fauziah
Ada saatnya diri ini perlu sendiri saja
Bersama angin, menceritakan seluruh rahasia
Lalu meneteskan air mata
Jika telah lelah terbang
Datang dan bersandarlah padaku
Apa yang ada dihadapanku, hanya mematung
Layaknya pengecut, mengatupkan apa yang harus kuucap
Entah dimana sayap indah itu terhenti
Dari jauh, harapan ini terkadang rapuh
Berapa banyak kata yang ku rangkai
Lagi-lagi tak mampu ku ungkapkan
Bersama angin, ku hembuskan ceritanya
Hingga berdesir, dan mampu kau pahami
Surabaya, 8 April 2014