🪷 Bijaksana

Pantun Indonesia

434 pantun dari berbagai kategori.

Semua Pantun Cinta (83)Pantun Jenaka (61)Pantun Agama (43)Pantun Nasihat (41)Pantun Teka-Teki (36)Pantun Anak-anak (29)Pantun Budi (20)Pantun Pendidikan (20)Pantun Adat (13)Pantun Kemerdekaan (11)Pantun Alam (10)Pantun Bahasa Jawa (10)Pantun Berbalas (10)Pantun Bijak (10)Pantun Guru (10)Pantun Ibu (10)Pantun Ayah (9)Pantun Perpisahan (8)
Ikan berenang di dalam lubuk Ikan belida dadanya panjang Adat pinang pulang ke tampuk Adat sirih pulang ke gagang
Pantun Adat
Gulali manis dirasa Dirasa sambil bersua ria Teraturlah dalam berpuasa Kau kan rasakan manfaatnya
Pantun Berbalas
Kancil melompat katak heran Katak lompat pelan-pelan Sebentar lagi kita liburan Ingin aku jalan-jalan
Pantun Anak-anak
Musim kemarau kering kerontang Musim penghujan segera datang Bertani janganlah banyak hutang Lintah darat selalu menghadang
Pantun Pendidikan
Dengar lagu berirama Tersenyumlahlah si adik manja Mari main bersama-sama Jangan duduk sendiri saja
Pantun Anak-anak
Tinta hitam untuk menulis Pensil warna untuk meluis Ilmu itu tak kan pernah habis Turun temurun keahli waris
Pantun Pendidikan
Jika tuan tajuk cendana Ambil gantang sukatkan mulut Jika tuan memang bijak laksana Binatang apa bertanduk di mulut? (Jawabnya: Nyamuk)
Pantun Teka-Teki
Padang temu padang baiduri Tempat raja membangun kota Bijak bertemu dengan jauhari Bagaikan cincin dengan permata
Pantun Nasihat
Jikalau kita bertanam padi Senanglah makan adik-beradik Jikalau kita bertanam budi Orang yang jahat menjadi baik
Pantun Budi
Buah berangan di rumpun pinang Limau kasturi berdaun muda Kalau berkenan masuklah meminang Tanda diri beradat budaya
Pantun Adat
Duduk d dalam kamar lama duduk sakit kaki macam mana aku mw melamar aq sudah ke lain hati
Pantun Budi
Pucuk pauh selara pauh Sembilu ledung ledungkan Adik jauh Abangnda jauh Bila rindu sama menungkan
Pantun Perpisahan
Di Bandar banyak orang hilir mudik kanan dan kiri Tak pernah pudar kasih sayang Tambah erat hari ke hari
Pantun Cinta
Kuda sembrani, larinya kencang. Kalau berani, nyatain dong sekarang.
Pantun Cinta
Anak tani mengutip lokan Lokan dikutip untuk dimakan Sayang anak tangan-tangankan Sayang isteri tinggal-tinggalkan
Pantun Perpisahan
Meler-meler ingus keteter Sampai sakit di kepala Hati-hati sering teler Bikin kamu meninggal dunia
Pantun Jenaka
Air dan api slalu berlawanan, Langit dan bumi adalah berjauhan. Kalau hati penuh kedengkian, Siaplah orang yang mau berteman.
Pantun Agama
Burung perkutut Burung kutilang Kamu kentut Nggak bilang bilang
Pantun Jenaka
Pohon jati tumbuh berjajar, pandai berpantun orang Banjar. Kalau kita malas belajar, cita-cita takkan terkejar.
Pantun Nasihat
Pergi berlatih main bola Lari pemanasan satu putaran Niat hati ingin nonton bola Apalah daya emak lagi nonton uttaran
Pantun Jenaka