“
Rumah yang diciptakan wanita adalah Utopia. Dia tidak bisa menahannya - tidak bisa tidak mencoba menarik perhatian orang terdekat dan tersayang bukan pada kebahagiaan itu sendiri tetapi dalam pencariannya. Asli: The house a woman creates is a Utopia. She can't help it - can't help trying to interest her nearest and dearest not in happiness itself but in the search for it.