🪷 Bijaksana

Idiom & Ungkapan Indonesia

2116 idiom dan ungkapan dalam Bahasa Indonesia.

biar dahi berluluk, asal tanduk mengena, ke sawah tidak berluluk, ke ladang tidak berarang, tidak berluluk mengambil cekarau
Kata dasar: ber.lu.luk
biar dahi berluluk, asal tanduk mengena, malu tercoreng di kening (dahi), siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga, tercoreng arang di dahi (kening, muka)
Kata dasar: da.hi
biar kalah sabung, asalkan menang sorak
Kata dasar: a.sal.kan
biar lambat laga, asal menang
Kata dasar: lam.bat
biar miskin asal cerdik, terlawan jua orang kaya
Kata dasar: mis.kin
biar miskin asal cerdik, terlawan jua orang kaya, bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti, gemuk membuang lemak, cerdik membuang kawan, pergi tempat bertanya, pulang tempat berberita (berkenaan dengan orang cerdik pandai)
Kata dasar: cer.dik
biar miskin asal cerdik, terlawan jua orang kaya, hemat pangkal kaya, rajin pangkal pandai, orang muda selendang dunia, orang kaya suka dimakan, sukar kaji pada orang alim, sukar uang pada orang kaya
Kata dasar: ka.ya
biar miskin asal cerdik, terlawan jua orang kaya, tak akan terlawan buaya menyelam
Kata dasar: ter.la.wan
biar singit, jangan tertiarap, tempayan tertiarap dalam air, tertelentang berisi air, tertiarap berisi tanah
Kata dasar: ter.ti.a.rap
biar singit, jangan tertiarap, tersingit-singit bagai katung di bawah reba
Kata dasar: si.ngit
biar sipi (asal), jangan sesat
Kata dasar: si.pi
biar sipi (asal), jangan sesat, sesat surut, terlangkah kembali
Kata dasar: se.sat
biar telinga rabit, asal dapat bersubang, jadi mata telinga (jadi kaki tangan), masuk ke telinga kanan, keluar ke telinga kiri, seukur mata dengan telinga, tak tanduk, telinga dipulas, telinga rabit dipasang subang, telinga rabit dipasang subang
Kata dasar: te.li.nga
biar telinga rabit, asal dapat bersubang, telinga rabit dipasang subang, telinga rabit dipasang subang
Kata dasar: ra.bit
biar tersengat, jangan tiarap
Kata dasar: ter.se.ngat
biar titik, jangan tumpah, kalau menampi jangan tumpah padinya, ke mana tumpah hujan dari bubungan, kalau tidak ke cucuran atap, kuah tumpah (tertuang) ke nasi, takut titik, lalu tumpah
Kata dasar: tum.pah
bibirnya bergetah
Kata dasar: ber.ge.tah
bibirnya setebal bendul
Kata dasar: se.te.bal
bibirnya setebal bendul, pak si bendul
Kata dasar: ben.dul
biduk lalu, kiambang bertaut, biduk lalu, kiambang bertaut, biduk lalu, kiambang bertaut
Kata dasar: ber.ta.ut
biduk tiris menanti karam, hangus tiada berapi, karam tiada berair, karam berdua, basah seorang, karam berdua, basah seorang, karam sambal oleh belacan, karam tidak berair, limau masak sebelah, perahu karam sekerat, seperti Cina karam, telah karam, maka bertimba
Kata dasar: ka.ram
biduk tiris menanti karam, menggenggam tiada tiris, umpama air, digenggam, tiada tiris
Kata dasar: ti.ris
bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti
Kata dasar: bi.ngung
bintang di langit boleh dibilang, tetapi arang di muka tak sadar, si cebol hendak mencapai bulan (bintang)
Kata dasar: bin.tang
bintangnya mengabur
Kata dasar: me.nga.bur
bintangnya terang
Kata dasar: te.rang
bodoh tak terajari, pintar tak terikuti
Kata dasar: pin.tar
bodoh tak terajari, pintar tak terikuti, bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas
Kata dasar: bo.doh
bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas
Kata dasar: pan.cing
bondong air, bondong ikan
Kata dasar: bon.dong