YANG TERLUPAKAN
Oleh Meggy Kahlasi
Langkahku sudah letih…suaraku meredup...
Air mataku sudah cukup menyuburkan
Pohon-pohon kokoh di negeri ini…namun pelukan untuk anakkumasih hangat dan menenangkannya…Penderitaan seakanmenjadi sahabat tebaik dalam hiduptersenyum pun aku tak mampu lagisisa senyum yang masih tersimpanhanya mampu ku ukir utk buah hatikuagar jadi kekuatan baginya….
Bukannya aku bagian dari Negara ini??
Bukannya aku adalah salah satu anakmu??
Namun mengapa aku seakan terlupakan??
Nama kaumku selalu dipakai untuk meraut keuntungan bagimu..
Kau menyimpan harapan kosong dlm hatikusaat nama kaumku kau zebut dgn alasan “memperjuangkan”Memperjuangkan apa????
Memperjuangkan dompetmu??
Memperjuangka perut anak istrimu??
Lalu siapa peduli tangisanku di tanah kandung ibuku sendiri???
Kau membuat aku takut akan takdirku sendiri.