YAKINKU
Oleh Dwi Arofah
Tutur kata yang selalu kuucaptutur kata yang selalu kau dengartutur kata yang terkadang menyakitkantutur kata yang terkadang terbalut bara tutur kata yang sejatinya tidak pernah kau inginkan
Sulit untuk kubisa kendalikan
semua terucap dengan cuma-cumatanpa pikir tanpa logikasemua nampak bergulir dengan sendirinyahingga terdengar sayu dalam telinga
Tutur kata itu bukanlah sinyal sesungguhnyatutur kata itu, hanyalah umpan semataagar kau tahu, ada aku yang menginginkanmu
namun dunia berkata berbeda
tutur kataku tak jadi umpan perhatianmu,
Semua berbalik dari inginku
ucapanku, jadi bumerang bagi hariku
kau pergi tanpa sepatah kata kau singgahisepi tanpamu disisi
serta sendiri kulewati hari,
Ku tak ingin semua jadi nyatasemua karna emosi semataku tetap ingin kita berduabesama dalam satu asabersama untuk selamanyakau dan aku tetap menjadi kita
Pahamku akan sakitmu
itu semua bukan harapanku
dalam fikirku
membuka rasamu akan cintaku
jadikanku satu dalam hatimu,
Hadirmu kembali, tetap kurindutakkan lekang dengan berjalannya waktu
aku kan tetap selalu menunggumuhingga ku tergenggam dalam pelukmuyakin, kita kan tetap bersatu.