🪷 Bijaksana

YAKINKU

Oleh Dwi Arofah

Tutur kata yang selalu kuucaptutur kata yang selalu kau dengartutur kata yang terkadang menyakitkantutur kata yang terkadang terbalut bara tutur kata yang sejatinya tidak pernah kau inginkan Sulit untuk kubisa kendalikan semua terucap dengan cuma-cumatanpa pikir tanpa logikasemua nampak bergulir dengan sendirinyahingga terdengar sayu dalam telinga Tutur kata itu bukanlah sinyal sesungguhnyatutur kata itu, hanyalah umpan semataagar kau tahu, ada aku yang menginginkanmu namun dunia berkata berbeda tutur kataku tak jadi umpan perhatianmu, Semua berbalik dari inginku ucapanku, jadi bumerang bagi hariku kau pergi tanpa sepatah kata kau singgahisepi tanpamu disisi serta sendiri kulewati hari, Ku tak ingin semua jadi nyatasemua karna emosi semataku tetap ingin kita berduabesama dalam satu asabersama untuk selamanyakau dan aku tetap menjadi kita Pahamku akan sakitmu itu semua bukan harapanku dalam fikirku membuka rasamu akan cintaku jadikanku satu dalam hatimu, Hadirmu kembali, tetap kurindutakkan lekang dengan berjalannya waktu aku kan tetap selalu menunggumuhingga ku tergenggam dalam pelukmuyakin, kita kan tetap bersatu.