🪷 Bijaksana

WANITA TERHEBAT IBUKU

Oleh Imelda Tri Adhari

Ibu engkau bagai pelita di dalam kegelapan Ibu engkau bagai mentari yg menghangatkan Ibu engkau laksana air dalam kekeringan Dan tampamu ibu maka tiadalah aku Engkau adalah belahan jiwa ku Engkau adalah separuh nafasku Engkau adalah separuh hatiku Engkau adalah cinta kasihku Bila aku menatap wajahmu ibu Ada kedamaian di dalam hatiku Dengan penuh kasih engkau merawatku Dengan penuh rasa sayang engkau mendidik ku Ibu rambutmu mulai memutih Nampak juga keriput di wajahmu Senyum mu kini mulai memudar Tenaga dan raga mu kini telah lemah Tapi itu semua tidak membuatmu patah semangat Kau tetap bekerja keras Kau tetap berjuang Dan itu semua demu aku Di saat musim hujan Kau pun kehujaan Di saat musim kemarau Kau pun kepanasan Ribuan kilo jalan yang engkau tempuh Melewati segala halang rintang Batu batu kerikil,debu dan yang lainnya Itu semua adalah saksi perjalanan mu Darah dan nanah pun kian menghiasi tubuhmu Keringat bercucuran Air mata mu pun mengalir Tapi meski begitu kau tetap tersenyum Ibu ku engkaulah wanita Yang aku cinta seumur hidupku Maafkan aku bila ada salah Pengorbananmu tanpa balas jasa Teiakasih ibuku Karena telah merawatku dan membesarkan ku Bagiku kau adalah segala galanya Tanpa mu ibu tiadalah aku Ya allah ampuni dosa ibu Sayangilah ibu seperti beliau menyayangiku Berilah ibu kebahagiaan Pada saat di dunia atau pun di akhirat Karya imelda tri adhari

Puisi Lainnya

PANTAI NAN INDAH Oleh Imelda Tri Adhari PANGERAN PUJAAN HATI KU Oleh Imelda Tri Adhari