🪷 Bijaksana

WAHAI CALON ISTRIKU

Oleh Muhammad Aldo Firmansyah

Untuk kamu, seorang wanita yang kudambakan Aku yang awalnya belum ada rencana menikah Tiba-tiba tergerak oleh pertanda Sebuah pertanda dimana aku harus mencari belahan jiwa Sebuah pertanda dimana aku harus memperbaiki diri Kujemput kamu dalam taat Aku menanti dengan sabar Bertahun-tahun aku memantaskan diri Bertahun-tahun aku memperbaiki diri Kunanti dirimu, jodohku dalam sepi(ku)Memang semua ini tidak mudah Tapi ini adalah titik balik ku Untuk mendapat pasangan hidup yang setara Skenario-Nya pasti ‘kan indah pada waktunya Dan aku belajar ilmu tentang pernikahan, dan ilmu-ilmu lain yang berkaitan tentang itu Kunantikan saat saat setelah akad nikah Setelah terucap kata “sah"Sebuah kata yang kita nantikan Sebuah kata yang menyatukan kita berdua di hari itu juga Sebuah kata dimana kita adalah dua insan yang berbeda menjadi pasangan yang halal Sebuah kata dimana kata itu kata yang singkat, namun menyatukan kita berdua Bersatu dalam ikatan cinta yang halal Aku mendekat ke kamu, kupejamkan mataku, lalu kucium keningmu 5 menit lama nya Lalu kugenggam erat tanganmu sambil berjalan pelan meninggalkan ruangan nikah Sambil berjalan, kita memandang langit sambil menunjuk langit Kita berdua melihat ke arah depan seolah-olah kita bisa menghadapi ini semua Asal kita berdua, apa sih yang tak bisa? Hari itu, akan dimulai sebuah perjalanan cinta mengarungi misteri kehidupan ini berdua Bahagianya aku karena aku tidak sendiri lagi mengarungi kehidupan ini Karena ada kamu, yang selalu menemaniku di setiap langkahku Itu tanda bukti kebahagiaanku Dan bukti nyata cinta Aku ingin milikimu selamanya Aku juga tak ingin jauh jauh darimu Dalam suatu ikatan suci yang bernama pernikahan Kamu adalah sosok yang kuat, tegar di depan Namun, di belakang, kamu adalah sosok yang rapuh Sosok yang sangat ingiiin berteduh di bahu sang pangeran Sosok yang memerlukan pelukan sang pangeran sebagai penguat atas kejadian-kejadian yang menimpamu Sosok yang manja nya luar biasa ketika kita menikmati momen kita berdua Ya, di saat kita hanya berdua, hanya kita yang tahu, kepalamu yang berbaring di bahuku Saat itu, aku merasa jadi orang yang paling kuat sedunia Wajarlah kalau begitu Karena... dibalik pria yang kuat, ada seorang wanita yang selalu mendukung pria nya, dan supeeer manja ketika menikmati waktu berdua Puisi ini ada, karena adanya kamu dan aku di kehidupan ini Tanpa kehadiranmu, puisi ini menjadi kurang bermakna Kurang keterlibatan berbagai macam emosi