🪷 Bijaksana

UNTUKMU YANG TIADA AKU KETAHUI SAMA SEKALI

Oleh Alek Wahyu Nurbista Lukmana

Ya Ukhti, Aku tiada mengetahuinya sedikitpun, Perihal siapakah dirimu dan dimanakah engkau saat ini. Namun ukhti, satu yang tengah kupahami saat ini, Dimanakah rindu ini akan berlabuh nantinya? Dengan segala upaya nun tersimpan pada bilik-bilik tertentu yang diamnya seakan menyatakan cinta. Ya Ukhti, Engkau tahu apa yang paling aku rindukan? Engkau tahu apa yang paling aku inginkan? Dan apakah engkau tau apa yang paling aku cintai? Ya Ukhti, Siapapun engkau dan dimanapun engkau Aku harap engkau jua menengadahkan tangan dengan penuh harap Menggantungkan doa di sepertiga malam Menyampaikan Niat di setiap sujud terakhirmu Melantunkan Al-Qur'an untuk bekal si anak muda kelak. Ya Ukhti, Aku merindukanmu, Aku begitu merindukanmu yang berdiri tepat di belakangku, mengikutiku dalam kewajiban Sholat lima waktu. Ya Ukhti, Aku menginginkanmu, Aku begitu menginginkan dirimu yang duduk di sebelahku seusai Sholat, bertadarus dan memperindah setiap bacaan Al-Qur'an. Ya Ukhti, Aku mencintai dirimu Aku begitu mencintai dirimu yang nantinya selalu mengingatkanku, Menjaga sepertiga malam, Menjaga Sunnat Rawatib Menjaga hijrahku denganmu bersama dalam membangun sebuah bahtera di muka bumi Dengan si anak muda, Dengan segala kekurangan Dengan segala kelebihan Selalu dan terus berusaha Hingga kita mendapati Keridhoan Illahi Memimpikan kampung halaman Tempat kita berpulang nantinya Surga nun indah yang mengalir sungai-sungai. Aku begitu merindukanmu, Aku begitu menginginkanmu, Aku begitu Mencintaimu, Dengan hadiah yang tengah aku persiapkan Ar-Rahman untukmu ya Ukhti. ~Alek Wahyu Nurbista Lukmana~

Puisi Lainnya

SYAIR, IKHLASKU MELEPASMU Oleh Alek Wahyu Nurbista Lukmana INSYAA ALLAH Oleh Alek Wahyu Nurbista Lukmana