🪷 Bijaksana

UNTUK BERSAMAMU

Oleh Dhank Ari

Sudah berpuluh tiupan pada secangkir kopi yang panassementara kau belumlah datang (ataukah tak akan?)sudah berpuluh kata aku rancang untuk menyambutmusementara angin tak jua memberikan kabar tentangmu Tepat tengah malam nanti aku sudah pesankan tiket untukmu untuk kita aku ingin sekali menghapus tangisyang merenda mesra di batinmu aku ingin sekali urai tawa bahagiahingga selalu hadir di hatimu. Aku ingin sekali bersamamu entah untuk hal apa saja asal bersamamu. Jakarta, 15 Mei 2004