🪷 Bijaksana

ULANG TAHUN 18 BAIT 1 AYAT

Oleh Fauzi

Hai kamu iya kamu Kamu yangv sedang membaca Kamu masalalu si pengirim Si pengirim tulisan ini Kamu itu seorang wanita Yang biasa sederhana Tapi sangat memikat kaum lelaki Dari mata turun kehati Mata ini ibarat teko yg kering dulunya Tapi setelah melihat mu hadir air putih perasaan yang tertuang pada hati bagai gelas namun kau malah membanting gelas ini Ini lah aku dengan kekurangan ku Dengan rasa tanpa ragu Cintaku tanpa palsu Bukan untuk siapa tapi untuk mu Dulu ku dapatkan hati mu Bagai pelangi dapat ku pegang Namun tersadar dalam kalbu Bahwa pelangi memudar nan hilang Cinta ini mungkin saja Begitu dalam aku rasa Sehingga tak ada lagi Insan mengisi hati Seperti perang Mudah di awali Namun sulit di akhiri Itulah cinta yang kurasa Terkadang ku berpikir Apa cinta itu sejenis berhala Aku selalu memuji memuja dirinya Bukan tuhan yang mencipta cinta Aku dan kengangan ku Tentang dirimu Yang masih tertulis dalam memory Menengelamkan ku dalamk kebencian Diri mu hanyalah sejarah usang dalam kemunapikan hati yg terbalut dalam kesucian cinta Tinta dari pena telah habis Gambaran kata tak tertulis Seperti mimtak terwujud Hanya angan angan berlanjut Seiring jam berdetak Ku mampu ikhlas Untuk hubungan ytang retak Karna tuhan punnya kuasa Dan kini ku tersadar Oleh surah An-nur ayat 26 Dirikutidak baik un tuk mu Dan kau terlalu baik untuk ku Maaf sebelumya ku ungkap kecewa Namun selanjutnya ku ucap do'a Untuk mu yang sedang bahagia "Ooga dia tetap setia" Khusus untuk mu Moga sehat selalu Panjang umur mu Tercapai semua yang di mau Dan kukirim doa malam Menyelimuti mu dalam kelam Menjaga mu agar bermimpi indah Hari indah mu ini Maaf hadiah buakan Bunga atau cimdra mata Namun hanya do'a Untuk mu di sana Pula ku meminta pada tuhan "Tolong jaga ia' karna ku tau dirinya tak selalu ada" Permintaan setan yang terkutuk Yang tak  mau tunduk Tetap tuhan kabulkan Maka doa ku pun pasti di kabulkan