TULISAN DI BALIK HUJAN
Oleh Yusnita A. Dewi
Kamu, seorang lelaki berbaju koko abu-abu
Lengkap dengan tas ransel warna biru
Sedang mendongak dan berkeryip melihat mading depan kelasku
Aku sapa ,sedang apa kau disini?? Bukan kah mading ini selalu kosong ??
Sua pertama yang menumbuhkan cinta
Berlanjut hingga hari-hari penuh suka duka.
Aku dan kamu adalah sepasang merpati.
Yang terbang bersama denan mimpi yang serupa.
Hingga datang musim pengujan.
Membawa hadirmu setiap kali ia datang.
Selalu dan selalu, sampai kita tau diujung kita harus bertemu kemarau.
Aku dan kamu bukan lagi tentang hujan.
Perpisahan itu membias rintik menjadi pelangi.
Tentangmu tak lagi menjadi hujanku.
Tapi aku , akan selalu terbawa rindu tiap kali hujan melintasi ujung pangkal perjuangan kota Karawang