🪷 Bijaksana

TUHAN, HATIKU PATAH

Oleh Annie Zulaikha

Sederet abjad namamu itu tlah kutuang Dalam bejana nan dipenuhi bulir-bulir kristal Bening mengalun bak percik gemericik embun menawan Bergulir namamu itu Cendana masih nampak mewangi Kesturi masih harum tak tersaingi Begitulah aromamu bersemayam Mengalun saja tanpa henti Namun entah mengapa mayapada berganti suram Seram mengganti langit biru Senjaku terusik kala labuh tlah pergu Kusam .... Tiba saatnya gemuruh itu datang Badai tak diundang menerjang terjang Perahuku hilang melintang Tak tahu haruskah kandas menendang tendang Larik-larik sajak berhamburan Sunyipun diam Bicarapun senyap Lenterapun kusam Tuhan .... Nama itu mendadak pudar Tercabik-cabik aksara angkara mayapada Nanar pada cahya yang mulai mengeluh Hatipun mulai bergemuruhLusuh Dan kemudian luruh Tuhan .... Hatiku patah Sedemikian compang campingnya Hatiky rumuk Sedemikian tercabik-cabiknya Tuhan .... Lisannya tajam menjejali relung-relung ini Menggulita pada pori-pori kemudian menghunjam tulang belulang Sakit .... Bagai sembilu .... Memilu .... Tuhan .... Bila pelangi Kau ciptakan diantara rintik hujan Biarkan rintiknya membasahi patahan-patahannya Serpihan demi serpihan Agar sejuk mendamaikan Kala pilu mendawai-dawai Tangerang, 23 November 2014

Puisi Lainnya

YANG TERSAYANG Oleh Annie Zulaikha SERUNAI RINDU Oleh Annie Zulaikha AKU BIDADARI Oleh Annie Zulaikha JIKA AKU Oleh Annie Zulaikha JANGAN PERGI CINTA Oleh Annie Zulaikha