🪷 Bijaksana

TUHAN DIMANA

Oleh Azizah Nurhayati

Terdengar alunan syahdu panggil-Mu Tersiar nada merdu di sudut gereja itu Tak pula berhenti bisikan para bikhu Tercium semerbak aroma dari Pura berbatu Adakah Kau di sana, Tuhan? Lima waktu mereka sujud kepada-Mu Setiap minggu nyanyikan nama-Mu Hening terduduk sebutkan baik-Mu Sepi sunyi diam rasakan-Mu Adakah Kau dengar, Tuhan? Seketika pula Kau tunjukkan kekuatan-Mu Lewat badai, topan, banjir, angin menyerbu Kematian akhir hidup hempas tanpa ragu Tangis bayi awal kehidupan baru Itukah Kau, Tuhan? Lantas ke mana Kau selama ini? Tak jua kunjung hampiriku Lelah ku menunggu, terisak, berdarah, membeku Marah! Marah! Muak menusuk jantungku! Di mana Kau, Tuhan? Aku mencari-Mu! Bosan, kulihat dosa di dunia Tak banyak bisa kurubah ini semua Peduli pun sudah tiada, musnah hilang hanya nestapa! Tuhan, Engkau di mana? Tunjukkan keadilan yang tiada manusia bisa... Dan waktu silih berganti, hari demi hari Masih jua tak nampak keadilan di tempat ini Oh Tuhan, adakah dosa takkan pergi? Ataukah pintu surga tertutup ngeri"Di mana Kau, Tuhan?" tanya kami.