🪷 Bijaksana

TUA RENTA DI TEPI JALAN

Oleh Aydi R. Raut mukanya tak lagi muda Ungkap mereka saat memandang Ompong, matanya rabun senja Lag

Ia terpinggirkan jalanan Terasingkan keramaian Nyata sudah Seperti itu, kehidupan Mencomot kosong Menyuap hampa Meneguk embun-embun udara Habis sudah, air mata Menimpa lantai kertas Sesak, teramat sesak Napas terhempas sudah Jiwa terlepas sudah Gara-gara lapar, gara-gara haus Gara-gara apa? Gara-gara siapa lagi? Beban negara berkurang satu Faktanya begitu, siapa peduli Rasa iba tak lagi ada Hilang, sudah biasa Moral dan budaya ke mana? Sengaja kau lupakan? Coba rasa, dan bandingkan Siapa kamu? siapa dia?---