TERUNTUK DIA YANG PERGI
Oleh Ainna Mawa Juwita
Setiap kali ku menatap
Mata kosong tanpa satupun harap
Bibir terbungkam tanpa ucap
Merindukan senja yang telah kau dekap
Mengapa kau datang untuk pergi?
Mengapa kau cinta untuk membenci?
Mengapa kau berjanji lalu mengingkari?
Kau bersama dengannya
Dengan dia wanita yang kau puja
Dengan dia wanita yang kau kagumi
Tahukah kau?
Memuja dan mengagumi tanpa balas?
Seperti itu aku padamu
Ku berjanji setia, dan ku tepati
Kuberjanji saling terbuka, ku lakukan
Tapi ketika kau berjanji untuk selalu bersamaku?
Itu palsu, hanya semu
Sudahlah aku takkan lagi mengharap
Percuma saja jika ku masih berucap
Pergilah dan janga pernah kembali
Jangan kau sesali