TERSENYUM DI BALIK LUKA
Oleh Al Fatih
Ku tuliskan sebuah kata yang belum sepenuhnya menjawab gersangnya kisah cinta ini
Saat mentari muncul di ufuk timur dan sampai senja lembut menyapa hati ini
Akankah rumput yang hijau, laut yang dalam dan bumi yang terhampar luas dapat menjawab
Setiap pertanyaanku yang selama ini belum ku temukan jawaban yang pasti
Ku tak mengerti mengapa angin menghembuskan rasa ini yang selalu ingin berada dalam hangatnya cintamu
Ku berikan bahagia untukmu
Tapi kau berikan derita
Ku berikan senyum untukmu
Tapi kau berikan tangis
Aku tak mengerti akan hatimu
Aku tak mengerti tentang cinta ini
Cinta yang membuat manusia lupa segalanya
Mengapa aku ingin terus mencintaimu?
Mengapa hati ini ingin memilikimu?
Mengapa lensa ini terus mencari letak dirimu?
Mengapa aku tenggelam ke dalam palung hatimu dan sulit untuk keluar?
Dan mengapa kau mengabaikan cinta ini?
Akankah ku harus pergi dari cinta yang telah jau ciptakan?
Akankah cinta yang datang pergi begitu saja?
Ku ukirkan rasa di hati ini yang sekeras batu.
Ku hembuskan duata hati yang telah membeku.
Maafkan aku bila ku mencintaimu
Maafkan aku bila ku berharap padamu.
Cinta ini tak bisa ku pungkiri
Tak bisa ku cegah.
Ku selalu mencoba untuk melupakanmu, tapi tak bisa.
Mungkin, biarkanlah cinta ini padam dengan sendirinya tanpa harus dipaksa
Biarkan ku mencintaimu walau sakit
Aku hanya bisa berdoa dan berpasrah kepada tuhan yang maha esa
Semoga semua ini menjadi indah dengan sendirinya.
Terimakasih sudah nenyentuh hati ini.
Aku mencintaimu apa adanya.
Mengapa ketika kita tidur dan bermimpi dalam memejamkan mata?
Mengapa ketika kita tersentuh kita memejamkan mata?
Mengapa ketika kita terbayang memejamkam mata ?
Mengapa ketika kita menangis pun memejamkan mata?
Semua karena KEINDAHAN itu tidak TERLIHAT di dunia ini.
Benarkan...!
Cinta ialah ketika orang yang kita cintai mencintai orang lain dan kita masih bisa TERSENYUM dan berkata
"Semoga kalian berbahagia "