🪷 Bijaksana

TERIMA KASIH SAHABATKU

Oleh Aay Nur Ayanah

Seperti pohon dan burung di musim hujan.. saat burung tertuntut harus terus mengepakkan sayapnya, sendiri melewati panas matahari dan dingin air hujan, terus ia mengepakkan sayapnya semakin tinggi, semakin jauh di benaknya hanya tersimpan berjuta mimpi dan cita-citanya yang jauh tinggi... Siapa menyangka akan datang maha badai akan menghampirinya Melukai sayapnya yang membuatnya tak sanggup lagi untuk melayangmelemahkan tenaganya, memusnahkan semangatnya dan menghadirkan air mata di pipinya Hingga akhirnya ia terjatuh dari ketinggian sedang badai semakin kuat menerpa dirinya Pasrah sudah ia dengan takdir yang akan ia terima Namun pohon besar itu meneduhkannya Meski badai menerjang kuat pohon itu Hampir pohon itu roboh namun pohon itu berjanji akan terus melindunginya Hingga badai berlalu dan semuanya baik-baik saja Dan burungpun kembali terbang bebas di langit luas Berharap mampu menggapai citanya Kini pohon dan burung adalah sahabat.Sahabatku.. Terimakasih atas pengorbananmu akan ku ingat hingga maut menghampiriku Kita sahabat sejati... :-)