TANGSE
Oleh Azmi Andani
Oh tangse yang terpesona.
Kenapa dirimu selalu digoncang bencana.
Seakan-akan bencana ingin menyapa.
Dengan getaran gocangan gempa.
Kini tubuhmu menjadi retak.
Rumah-rumah hancur seketika.
Penghunimu luka tulang retak.
Terkadang ada yang tak bernyawa.
Mengpaa dirimu menjadi malang.
Selalu datang cobaan Tuhan.
Apakah karena penghuni mu tak melarang.
Menebang mengali hanya mencari makanan.
Tak memikrkan tubuhmu yang lapang.
Tak memikirkan perutmu kosong.
Sehingga membuatmu melayang.
Merasakan sakit yang sudah berkarang.
Oh tangse yang terpesona.
Sabarlah sampai datang waktunya.
Diketika penghunimu sadar akibatnya.
Pasti tubuhmu akan kembali jelita.