🪷 Bijaksana

TAK TERTANDINGKAN

Oleh Bella Fatricia

Luasnya hamparan laut Lebih luas lagi cintanya padaku Tingginya bentangan gunung Lebih tinggi lagi cintanya padaku Tak terhitungnya butiran pasir di pantai Lebih tak terhitung lagi cintanya padaku Banyaknya tetesan hujang yang turun dari langit Lebih banyak lagi cintanya padaku Bulan tak dapat membalas cintanya Mentari pun tak sanggup membalas cintanya Tak kan ada neraca dunia Yang mampu menakar kadar cintanya Sayang sedikitpun aku tak menyadarinya Bahkan sempat kusiakan dan kucampakan, Apa yang telah ia beri Seiring waktu berjalan lebih cepat Bahkan sempat berlari Aku masih sibuk mendeskripsikan cintanya Hingga aku terjatuh Terperosok dalam jurang kenistaan Terperangkap dalam belenggu syaiton dunia Aku menanti uluran tangan Yang entah kapan datangnya Saat putus asa menderaku Dan terfikir untuk mengakhiri semua ini Tiba-tiba ….. Ia hembuskan cinta padaku Melepas semua belenggu yang mengikat batinku Mengobati tubuh biriku hingga tak berbekas lagi Memapah jalanku hingga aku berlari kencang Kini …. Baru kumengerti arti cintanya selama ini Makna kasing sayang yang sesungguhnya Serta, caranya mengungkapkan cinta padaku Tersedu aku menahan malu ini Berusaha membalas cintanya Walau sebenarnya aku tak akan pernah mampu Karna ialah zat yang maha agung Dengan segala kasih sayangnya