🪷 Bijaksana

SUMPAH YANG KATANYA HAMPIR SAMPAH

Oleh Hasan Maulana A. G

Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang katanya terhormat Apa kabar? Semoga baik-baik saja dan bahagia Tentu saja harus menyiapkan fisik dan otak busuk kalian Agar dapat merampas hak rakyat Saya terpaksa menulis puisi ini Namun disamping sisi saya malu menulis puisi Tapi semua orang harus tahu bahwa ini benar terjadi Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang katanya terhormat Apa engkau sudah lupa atau hanya berpura-pura lupa? Tentang sumpah yang engkau ucapkan tempo dulu Tapi sekarang, nyatanya hanya mendahulukan kepentingan Diri sendiri, jabatan, golongan ataupun perintah atasan Sedangkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat menjadi nomor sekian Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang kata terhormat Saya menulis puisi ini Hanya untuk membela Negeri lewat barisan kata-kata Agar tak ada lagi rakyat yang tertindas dan menjerit.

Puisi Lainnya

PUISIKU MENAMPAR DI WAJAHMU Oleh Hasan Maulana A. G