🪷 Bijaksana

SUARA RINDU (SEKIA III)

Oleh Ade Mizwar

Suara itu kian redup Kian samar dalam malam Kian terasa tertuang lelah hari Sesampainya enyah suara itu hilang Rindu ini mengudara di dingin malam Berharap esok tetap ku dengar Renyah ucap yg ku kagumi. Duh tuhan Suara itu masih ku kenang Masih terekam jelas ucapnya anggun Biar aku menanti Sesampai senja kembali Tetap kunanti Sesaat rona gelap menyebar Mendekat ke pelabuhan rindu. Duh tuhan Seiring lantunan penyeru mengudara di langit hitam pekat Semakin dekat rindu ini Semakin merambat resah yg lekat Menunggu terkasih datang membasuh gundah yg kian berkarat.