SOSOK TERLUPAKAN
Oleh Nia Djola
Ayah, entah mengapa seola selalu terabaikan
Engkau Sosok yang selalu terlupakan Engkau sering diidentikkan dengan sosok yang kaku, keras dan ambisius
Engkau Kalah emosional dibandingkan ibu..
Hanya sebagai Sosok pelengkap bagi ibu..
Ibarat bangunan, Ibu adalah pondasi dan Engkau ayah adalah tiang penyangga.
Tak pernah kehilangan jati diri-mu..
Selalu ingin dilihat kuat dan tegas..
Tidak ingin terlihat lemah..
Bahkan malu untuk menangis di depan anak-anakmu
Tapi, tahukah kawan?Tahukah?
Dibalik sikapnya yang menyebalkan itu… Galak, keras, Otoriter bahkan protektif
Ternyata ayah menyimpan segudang rasa cinta dan kasih untuk buah hatinya
Ayah bisa menjadi sosok yang lembut, penyayang bahkan penuh perhatian
Dan ayah selalu yakin bahwa "KITA BISA" dalam segala hal
Ayah….. Ketika aku berada ratusan kilo darimu, ketika tak ada sepeser rupiah pun dalam saku, ketika tak ada tempat bernaung…. Di tengah kedinginan, rasa hampa, dan lelah ini…. Terkadang aku bertanya pada Tuhan, kenapa aku masih bisa bertahan di sini? Dan Tuhanku berbisik…… Semua karena doa ayah! Ya
Tuhan ku, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di
lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman, maka beri rezkilah mereka
dari buah-buahan, lindungilah mereka di sana dan sehatkanlah mereka dan
mudah-mudahan mereka selalu bersyukur.
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku yang telah mengasihiku sewaktu aku kecil.