🪷 Bijaksana

SOSOK TERLUPAKAN

Oleh Nia Djola

Ayah, entah mengapa seola selalu terabaikan Engkau Sosok yang selalu terlupakan Engkau sering diidentikkan dengan sosok yang kaku, keras dan ambisius Engkau Kalah emosional dibandingkan ibu.. Hanya sebagai Sosok pelengkap bagi ibu.. Ibarat bangunan, Ibu adalah pondasi dan Engkau ayah adalah tiang penyangga. Tak pernah kehilangan jati diri-mu.. Selalu ingin dilihat kuat dan tegas.. Tidak ingin terlihat lemah.. Bahkan malu untuk menangis di depan anak-anakmu Tapi, tahukah kawan?Tahukah? Dibalik sikapnya yang menyebalkan itu… Galak, keras, Otoriter bahkan protektif Ternyata ayah menyimpan segudang rasa cinta dan kasih untuk buah hatinya Ayah bisa menjadi sosok yang lembut, penyayang bahkan penuh perhatian Dan ayah selalu yakin bahwa "KITA BISA" dalam segala hal Ayah….. Ketika aku berada ratusan kilo darimu, ketika tak ada sepeser rupiah pun dalam saku, ketika tak ada tempat bernaung…. Di tengah kedinginan, rasa hampa, dan lelah ini…. Terkadang aku bertanya pada Tuhan, kenapa aku masih bisa bertahan di sini? Dan Tuhanku berbisik…… Semua karena doa ayah! Ya Tuhan ku, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman, maka beri rezkilah mereka dari buah-buahan, lindungilah mereka di sana dan sehatkanlah mereka dan mudah-mudahan mereka selalu bersyukur. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku yang telah mengasihiku sewaktu aku kecil.