🪷 Bijaksana

SKETSA KEBAHAGIAAN MEREKA

Oleh Mellinia Indah Sulistyorini

Beratus-ratus tahun. . Kau serang saudaraku Tanpa sedikitpun rasa belas kasih Dengan kau musnahkan mereka Kau cerdas. . Tapi mengapa tak berempati? Kau pintar. . Tapi mengapa tak menangis? Inikah awal kehancuran dunia? Dengan memusnahkan saudaraku Kau buat sayatan luka Dan kau buat tumpah darah mereka Sekeji itukah manusia secerdas kau? Sejahat itukah manusia sepintar kau? Sesulit inikah kami membantu? Membantu bagian dari hidup kami Apa yang salah dari mereka? Hingga kau ambil hak mereka Haruskah kami mengecammu dahulu? Hingga kau hapuskan niatmu Ya Tuhan. . Mengapa semuanya menjadi seperti ini? Mengapa harus mereka yang merasakannya? Dan mengapa dunia hanya terdiam? Ya Tuhan. . Inikah yang terbaik untuk mereka? Inikah yang harus mereka hadapi? Dalam kehidupan penuh kecaman Mereka hanyalah anak tak berdosa Yang hidup penuh canda tawa Tapi kau hapus itu dengan air mta Air mata kesakitan yang terus mengalir Ribuan jiwa kau musnahkan Dengan simpahan darah. . . Itukah kepuasan dalam hidupmu? Dengan memborbardir semuanya Inilah yang harus mereka lakukan Dengan berjihad pada-Mu Yang hanya menginginkan surga-Mu Meski ia tak bahagia di bumi-Mu Seperti inikah kebahagiaan mereka kelak Yang bertahan demi tanah kelahirannya Dan al-qur'anlah yang selalu ada dihatinya Meski nyawa menjadi taruhannya