SKETSA KEBAHAGIAAN MEREKA
Oleh Mellinia Indah Sulistyorini
Beratus-ratus tahun. .
Kau serang saudaraku
Tanpa sedikitpun rasa belas kasih
Dengan kau musnahkan mereka
Kau cerdas. .
Tapi mengapa tak berempati?
Kau pintar. .
Tapi mengapa tak menangis?
Inikah awal kehancuran dunia?
Dengan memusnahkan saudaraku
Kau buat sayatan luka
Dan kau buat tumpah darah mereka
Sekeji itukah manusia secerdas kau?
Sejahat itukah manusia sepintar kau?
Sesulit inikah kami membantu?
Membantu bagian dari hidup kami
Apa yang salah dari mereka?
Hingga kau ambil hak mereka
Haruskah kami mengecammu dahulu?
Hingga kau hapuskan niatmu
Ya Tuhan. .
Mengapa semuanya menjadi seperti ini?
Mengapa harus mereka yang merasakannya?
Dan mengapa dunia hanya terdiam?
Ya Tuhan. .
Inikah yang terbaik untuk mereka?
Inikah yang harus mereka hadapi?
Dalam kehidupan penuh kecaman
Mereka hanyalah anak tak berdosa
Yang hidup penuh canda tawa
Tapi kau hapus itu dengan air mta
Air mata kesakitan yang terus mengalir
Ribuan jiwa kau musnahkan
Dengan simpahan darah. . .
Itukah kepuasan dalam hidupmu?
Dengan memborbardir semuanya
Inilah yang harus mereka lakukan
Dengan berjihad pada-Mu
Yang hanya menginginkan surga-Mu
Meski ia tak bahagia di bumi-Mu
Seperti inikah kebahagiaan mereka kelak
Yang bertahan demi tanah kelahirannya
Dan al-qur'anlah yang selalu ada dihatinya
Meski nyawa menjadi taruhannya