🪷 Bijaksana

SISA LUKA LAMA

Oleh Ainiyah

Dulu dirimulah penghapus lara dalam dada Penebar beni cinta yang buatku bahagia Namun kemana gerangan kau pergi Setelah masa indah itu kita lewati Kau ucap sebuah kata yang buatku terluka Hingga kini hanya sakit yang ku rasa Mengapa kau tega mnggores luka dalam dada? Bagitu dalam kau tancapkan, Pedang samurai tajam hingga hati ini patah Duhai pangeran senja Teramat sangat sakit terasa Melihat darah bercucuran dengan derasnya membasahi raga Ku menangis sejadi-jadinya Walau ku tau tangisku tiada guna Ku kecewa Betapa bias pngeran senjaku tega melakukan itu kepadaku Namun sesalku tak ada arti Ku hanya dapat merintih lirih Menahan sakit dalam hati