SEPUCUK RASA
Oleh Mika Panca
Menyukaimu itu suatu kebodohan
Bagaimana aku bisa bertahan
Begitu lama sangat lama
Bukan lagi bulan namun tahunan
Entah siapa yang bodoh
Aku seakan tak punya harga diri
Selalu berlaku agar kau tau rasa ini
Mengharap engkau sedikit mengerti
Tentang yang tumbuh di hati
Aku layaknya bunga layu
Tak seorang pun datang merayu
Karena ku tau bahwa ku tak ayu
Hati itu teriris
Waktu kau mulai menyukainya
Seorang teman yang ku kenal
Aku mungkin saat itu bisa memberontak
Namun ku sadar aku siapa?
Ku terima takdir itu
Biarlah semua hanya mampi
Layak sepucuk rasa embun di pagi
Yang damaikan sejukkan hati