🪷 Bijaksana

SEPOI MALAM DI PANTAI

Oleh  Faqih Hindami Gelombang berteriak gaduh Merusuh kelam hati Anak Adam dengan rindu duduk di atas pemecah gelombang Mengadu pada terang bulan Cukup kerlip bintang jadi kawan sepi Besi-besi penghancur pasir mengerik riuh Sampaikan pesan pada kapal-kapal tambang Jauh di bingkai cakrawala Permaisuri malam, ujung gaunnya lusuh terkoyak debu pasir Dari jauh hutan bercakap memecah sunyi Tentang awan-awan gelap yang membawa kenangan Seorang muda meringkuk di tepi Mengukir nama cintanya di permukaan pasir Sebelum disapu ombak karam Sungailiat,25 Oktober 2012

Puisi Lainnya

KESEMPURNAAN WANITA LUHUR PENYEMANGATKU ILALANG KUSAM MUSYAHADAT ( AKSARA YANG BERSUJUD )