SEPIKU
Oleh Semut Ireng
Meski seribu berkilahmelenyapkan bayanganmenelantarkan rasa...
semua kembali sia siamerajuk kesendirian, sepi dan merintihmenggauli kesepian dalam malam yang tiada akhir
Aku telah lelah menunngumu.
menunggu datangnya pagimeresapi hangat pelukan, senyum cerah segelintir mataharikutiadakah kesadaran menyapamu ?menyentuh hasrat yang kau rujukkan dahuludi sini aku masih menunggumuhingga terkapar dalam lamunan sendu
Sadarkanlah resahmu..
lihat lagi tangisan jiwamubiasakan menyapakutersenyum dan menyentuhkuakupun bosan selalu bermain dengan awan gelaptiada berakhir, memberikan ruang sang purnama
Dalam kesunyian itu harusnya kau resapikau dengar lagi untaian sapaku lewat angin dalam sela nafasmuaku hanya yakin hatimu tiada ingkarhanya keangkuhanmu yang menutup hasratinilah aku.....
dalam sepi yang selalu menemanimu