🪷 Bijaksana

SEPI YANG KUGAMBAR

Oleh Achmad Shobirin

Pada akhir fabruariku Sengaja kupergi dari riuh kemarau Mencari kekosongan di gerimis-gerimis sepi Sesekali, kumencumbui jam-jam yang berdebu Di jantung yang kian berderu Di tanah-tanah penuh hujan ini Kubaca setiap lembar-lembar sepi Sampai, hari-hariku kian menepi Kemana kuharus pergi? Tanpa tujuan yang tak berarti Kini sepi yang kupahami Menjelma paragraph-paragraf bisu Yang tak kumengerti Aku tak tahu Sampai kapan kuharus Berdiam di dahan-dahan mimpi Menghitung senyum yang hilang Berganti sepi Saat sedih menghinggapi mimpi Aku tak tahu Kepada siapa kucurhatkan rasa perih? Mungkin sudah seribu kali Lama kumenanti Senyum, senang tanpa henti

Puisi Lainnya

ELANVITAL NELAYAN MADURA Oleh Achmad Shobirin