🪷 Bijaksana

SEPENGGAL BAIT YANG TERLEWATKAN

Oleh Gunawan Sofian

Memanglah benar. kini kasih yg kau tanam padanya. Begitu bergejolak hebat. Terpatri kukuh diatas lautan harapan. Menyala-nyala. Bersinar kilauannya dari kejauhan. Engkau sandarkan ribuan impian. Diatas pundak insan pilihan engkau. Namun tidaklah engkau ketahui. Seberapapun kuatnya dinding yang kau batasi. Agar menjauhkanku untuk dapat berlindung. Di didalam ruang sekat hatimu. Tetaplah jiwamu kan terasa hampa. Karena seolah engkau membiarkan separuh hatimu hidup. Sedangkan engkau biarkan separuhnya lagi agar tetap mati. Takkan pernah seimbang dirimu bila tanpaku. Karena disini aku masih menggenggam erat. sepenuhnya garisan takdir di tanganku. Takkan mungkin ingkar tuk ku lewatkan. Jalan panjang perjalananku untuk menyambut hadirmu. Takkan ku biarkan ia merenggutmu dari diriku. Meski ku tau begitu kerasnya engkau cintainya. Namun aku, akan pula lebih keras lagi tuk luluhkanmu. Tak perduli seberapapun angkuhnya engkau banggakan ia. Meski terus menerus engkau menertawakanku. Bahwa Tak bisalah ku sebanding dengan pilihanmu. Aku takkan mundur, takkan pula gentar. Biar ku tempuh jalanku sendiri. Hingga akhirnya nanti ku dapat penuhi segalanya. Agar dapatlah engkau artikan seluruh perjuanganku. Tentang Cinta dan Impian yang ku pertaruhkan selama ini. Bukanlah untuk berharap akan balasan. Hanya sekedar untuk engkau tahui. Begitu besarnya Kesungguhan yang ku miliki. Agar kini dapat ku tuliskan dan ku lengkapi kembali. Sepenggal Bait ku untukmu yang dahulu sempat terlewatkan.

Puisi Lainnya

ENGKAU ALASANKU TUK BERTAHAN Oleh Gunawan Sofian KEKASIH YANG KUDAMBA Oleh Gunawan Sofian MEMPERSUNTINGMU Oleh Gunawan Sofian PERMATAKU Oleh Gunawan Sofian TERIMA KASIH, ENGKAU TELAH PERNAH SINGGAH Oleh Gunawan Sofian