🪷 Bijaksana

SENJA DAN KAU

Puisi Dwi Pangestika Rahayu

Jingga senja itu masih terbias di pelupuk mataku indah.. dan tak mau pergi.. iya bertahan.. terporosok dalam segala ingatanku berbaur dengan rindu padamu merahmu masih ku lihat jingga senja itupun masih ku rasakan tapi kau dan senja hilang terusir malam meninggalkan aku sendiri di sini dalam abu-abu merangkul fatamorgana tentang kau dan senja kita kala itu..