SENDU
Oleh Hasanzie
Malam hanya segelintir waktu saat kau menutup mata
Cahaya rembulan, sinarnya tampak redup saat awan menutupinya
Adakalanya sang gelap merasuki jiwamu, saat kau tak inginkan pengganggu
Benalu hati, menjalar, menembus ikhlasnya
Seakan menggrogoti kasih yang ada
Hidup ini indah
Terbayang akan sebuah kenangan yang ditelan waktu
Detik-detik pun berlalu
Saat sang fajar menyapa, saat itulah secerca harapan muncul menyambut indahnya pagi
Hari baru telah tiba, mengapa kau terus termenung dalam kelamnya masa lalu?
Jarum itu kecil, namun sakit yang akan kau rasakan saat ia menusukmu
Mengapa kau terdiam saat sakit yg kau rasa?
Adakalanya kau harus bersuara,, meski suaramu tak semerdu kicau burung
Saat hanya air mata yang bersuara,
Sepi dalam diam yg menjelma
Menyisakan isak tangis yg meraba
Terlintas jalur waktu yg tak berhenti berdetak
Mengapa tak kau tiupkan sukmamu?