🪷 Bijaksana

SENDU

Oleh Hasanzie

Malam hanya segelintir waktu saat kau menutup mata Cahaya rembulan, sinarnya tampak redup saat awan menutupinya Adakalanya sang gelap merasuki jiwamu, saat kau tak inginkan pengganggu Benalu hati, menjalar, menembus ikhlasnya Seakan menggrogoti kasih yang ada Hidup ini indah Terbayang akan sebuah kenangan yang ditelan waktu Detik-detik pun berlalu Saat sang fajar menyapa, saat itulah secerca harapan muncul menyambut indahnya pagi Hari baru telah tiba, mengapa kau terus termenung dalam kelamnya masa lalu? Jarum itu kecil, namun sakit yang akan kau rasakan saat ia menusukmu Mengapa kau terdiam saat sakit yg kau rasa? Adakalanya kau harus bersuara,, meski suaramu tak semerdu kicau burung Saat hanya air mata yang bersuara, Sepi dalam diam yg menjelma Menyisakan isak tangis yg meraba Terlintas jalur waktu yg tak berhenti berdetak Mengapa tak kau tiupkan sukmamu?