🪷 Bijaksana

SENANDUNG KESUNYIAN

Oleh Aim Ni'amah

Senandung kesunyian malam yang berbisik Kutatap langit malam yang penuh dengan bintang Kulihat setitik cahaya bulan yang bersinar Semilir udara malam yang dingin menembus pori-pori kulit Ditemani suara hati yang menangis lirih menanti kerinduan Aku ibarat seekor pungguk yang hinggap pada ranting yang rapuh Yang tak tahu arah yang entah kemana aku akan terbang Serta menunggu penantian yang tak pasti Ingin rasanya diri ini terbang bebas melayang Namun raga ini tak mampu Karena terhalang oleh cinta yang buta Yang membutakan hati serta otakku Yang kuharapkan aku bisa menggapah setitik cahaya penerangan yang abadi Agar bisa menuntun setiap langkahku Pada jalan yang indah abadi