SENANDUNG KESUNYIAN
Oleh Aim Ni'amah
Senandung kesunyian malam yang berbisik
Kutatap langit malam yang penuh dengan bintang
Kulihat setitik cahaya bulan yang bersinar
Semilir udara malam yang dingin menembus pori-pori kulit
Ditemani suara hati yang menangis lirih menanti kerinduan
Aku ibarat seekor pungguk yang hinggap pada ranting yang rapuh
Yang tak tahu arah yang entah kemana aku akan terbang
Serta menunggu penantian yang tak pasti
Ingin rasanya diri ini terbang bebas melayang
Namun raga ini tak mampu
Karena terhalang oleh cinta yang buta
Yang membutakan hati serta otakku
Yang kuharapkan aku bisa menggapah setitik cahaya penerangan yang abadi
Agar bisa menuntun setiap langkahku
Pada jalan yang indah abadi