🪷 Bijaksana

SEMINGGU DILADANG TUA

Puisi NN

Sekian lama aku tak jumpa Bayangan kerinduan kian terasa Tak tahan ingin mendengar cerita Seperti beberapa waktu yang lalu Ketika kau berkisah di ladang tua Hari pertama Kau terdiam tak dapat bicara Hanya mencucurkan air mata Saat kucoba menghapusnya Kau tepiskan tanganku Waktu itu aku bertanya Mengapa ??? Namun kau tak kuasa menjawabnya Tapi aku tahu kau tidak merahasiakannya Hari kedua Kau baru menjawabnya Kau merasa khawatir tentang adikmu Yang hidup dirantau orang Kau takut dia tergoda Oleh bias remang cahaya kota Namun kau tak kuasa meneruskan cerita Kau cucurkan lagi air mata Hari ketiga Kau melanjutkan ceritanya Bagiku makan tidak masalah Hidup di desa tak akan kelaparan Namun di kota adikku mau makan apa Justru aku takut adikku dimakan orang Katanya di kota saat sekarang Tidak berfikir lagi besok makan apa Tetapi besok saya mau makan siapa Kau menangis lagi Membuang air mata tanda berduka Hari keempat Ini tak akan ku lupa Saat kau merayuku agar menanggapi Semua cerita tiga hari yang lalu Aku tak mau untuk bicara Akhirnya kau meneruskan cerita Tentang adiknya yang sangat dia cintai Sampai kini tak kunjung pulang Kau berharap agar adikmu cepat kembali Hari kelima Kau bercerita tentang metropolitan Yang penuh dengan aktivitas kejahatan Sikut kiri sikut kanan itu kebiasaan Apakah adikku selamat dari todongan Kesombongan dan kekerasan zaman Kau menangis lagi Dan tak kuasa cerita lagi Hari keenam Aku masih teringat Saat kau bertutur tentang ibumu Ketika dia mulai tua renta Bahkan sampai akhir hayatnya Kau katakan ibumu adalah keabadian kasih Tak pandang pamrih Ikhlas dalam menjaga anak-anaknya Inikah arti surga di bawah telapak kaki ibu Kau malah merenung sampai tak cerita apapun lgi Hari ketujuh Ini hari terakhir kau bercerita padaku Karena aku akan ke rantau Mencari pengalaman ke kota orang Kau berharp agar aku dapat bertemu dengan adiknya Dan menyampaikan salam kekangenannya Sekarang kau akan mencoba untuk melupakannya Karena adikmu tak memberi kabar berita Kau ucapkan selamat jalan padaku Inilah kisah seminggu di ladang tua Namun sampai kini ku takkan lupa Dan sekarang akan kucoba mencari adiknya Untuk membantu temanku disana Yang selalu berduka tentang adiknya Berdoalah temanku agar aku menemukannya Amiin

Puisi Lainnya

MENCINTAI ITU BUKAN BERARTI MEMILIKI Puisi NN SALAM PERPISAHAN Puisi NN TERBUJUR Puisi NN DENGARLAH KAMI Puisi NN BERBAGI KASIH Puisi NN