SEMESTA TAK BISU
Oleh Irfan S.P.
Rumput diam ...
Pohon diam ...
Gunung diam ...
Diam tapi tak bisu
Raganya diam, tapi tidak ruhnya
Ucapan indah terus terlantun
Lewati zaman, lewati masa
Dan lorong kehidupan yang jadi saksinya
Bukan lagu, Bukan juga puisi
Hanya ada lantunan syukur kepada-Nyayang menghiasi nafas merekadari dulu, hingga nanti
Tapi manusia terkadang bisu
Raganya berkoar, ruhnya diamhabiskan umur, bicarakan yang tak pastidan ruhnya diam ratapi keramaian
Manusia harusnya diamdan mendengar lantunan semestaagar ia tak bisutak sesali waktu di akhir nanti