SEMBUNYI
Oleh Casyanto
Patah langkah kaki berayun
Menabrak dinding setebal harapan
Jauh..
Hiruk pikuk nya tidak terdengar lagi di jalanan
Sepi..
Hanya bersembunyi di balik reruntuhan do'a-do'a yang berguguran
Tiadakah mampu dia beranjak dari jahiliyah yang mengikat nya itu
Atau mungkin menunggu bebatuan merajami tubuh nya lalu berdarah-darah melangkah menaiki bukit untuk sampai di puncak nya
Sadarlah..
Takkan mampu jika demikian