🪷 Bijaksana

SEBUAH RAHASIA

Puisi Fajar Andika

Ketika awan gelap mulai merayap, saat gelegar halilintar yang datang bersahutan mulai mengusik telingaku, hawa dinginnya perlahan mulai menusuk kalbu, suasana itu, kian menambah resahku... Mengapa semua seolah acuh, tak peduli akan diriku yang gundah, bimbang akan hari esok, sedu karena jalanku hanya sebatas angan... Meski jiwa dan raga terus kupacu, lahir dan batin kupaksa menerjang... Sebuah keadaan yang aku dambakan, hingga kini... Mengapa tak kunjung datang?... Saat ku berdo'a pada-Mu... Ingin diriku menjadi insan yang berguna, ingin diriku menjadi pribadi yang mandiri, kumohon agar setiap kebaikan selalu mendekat padaku, kumohon agar setiap keburukan selalu menjauh dariku... Tuhan... Masihkah Engkau menyimpan rahasia-Mu?... Tak sudikah Engkau untuk segera menceritakannya padaku?... Tak inginkah rahasia-Mu itu untuk kuketahui sekarang?... Mengapa?... Sempat aku bertanya dalam benakku, mungkinkah rahasia-Nya tidak ada untukku?, jika itu yang terjadi, aku disini masih terus berjuang, masih terus mengabdi... Ketika semangat terus menggebu, rahasia-Mu pasti kutemukan, dan dambaan sudah tak lagi sebatas angan...