🪷 Bijaksana

SAYAPKU TAK BISA SAMPAI

Puisi Sang Pantasan

Lembaran Sakit Hati :Gurindam Pasal 6 Ayat 1 Sebuah rasa yang selalu kusimpan di hati dan beribu angan yang menyertai tapi semuanya tak ada lagi yang terbesitas kasih sayang yang hanya membuatku menangis serta sakit hati ini semakin dalam kurasakan masuk kedalam jiwa yang tak penah kuperlihatkan karena kurahasiakan dalam kecambah cinta berharap tergaipanya cita-cita mencintai ataupun di cintai mungkin terlihat mudah di jalani seandainya engkau yang merasakan pedihnya hati ini di tinggalkan seseorang yang sangat di sayangi dan berharap kita dapat bersama lagi Lembaran Sakit Hati :Gurindam Pasal 6 Ayat 2 Aku merasa bingung malam ini antara bertahan atau mencari pengganti bila aku bertahan apa semua akan beres sepertinya hatiku semakin terkikis jika aku mencari pengganti agar aku dapat melupakan sepertinya itu tak mungkin karena aku telah terikat pada kesetiaan ataukah aku harus tetap bersuka bahagia atau mungkin aku harus berduka lara jadi apa yang harus kulakukan di genting ini dan haruskah  sakit hati terus kujalani semakin malam hati ini semakin sakit kurasakan bagai di tusuk pedang amor yang kerasukan akupun hanya bisa merasa lunglai oleh pelupuk yang telah jatuh dari tangkai Lembaran Sakit Hati :Gurindam Pasal 6 Ayat 3 Kau tahu berapa lama kumenunggu di sini aku di sini terus saja setia menanti berharap mendapat sebuah senyum manis dari bibir merkah dan elok paras aku berusaha tenang di dalam penantian begitu berharap kehadiran seseorang yang tak bisa kulupakan apa itu kamu, tapi mengapa kau besama dia kau membuatku menangis-nangis jiwa lekas kupergi menghindar diri karena sakit hati tak pernah berhenti kini kuberusaha melupakan kesetiaan agar terbebas dari penderitaan tapi bayangmu tetap saja menghantui membuat sedihku tak pernah berhenti Lembaran Sakit Hati :Gurindam Pasal 6 Ayat 4 Sepertinya aku bisa melupakanmu sekali tapi aku tak mampu meninggalkanmu berulangkali atau mungkin kasihku yang kurang pantas untuk berharap jadi teratas dan mengapa hatimu begitu sulit di taklukkan seperti batu yang hidup di keabadian ataukah aku harus pergi saja meninggalkan sisa-sisa yang masih bersahaja kau harus tahu hatiku sudah biasa di lukai jadi sakit hatiku dapat dengan mudah engkau lalui dan sebenarnya hatiku tak mudah tertaklukkan tapi mengapa kau hidup sebagai kesakitan serta aku hanya ingin di mengerti tak perlu di cintai ataupun di kasihi Lembaran Sakit Hati :Gurindam Pasal 6 Ayat 5 Terlalu lama kau jauh dari hati kini kau tak tak dapat lagi kumengerti akupun tak memikirkanmu hanya sepintas tapi melalui air mata yang menetes dan aku berharap ada keajaiban agar mengobati sakit hati yang menyakitkan namun tak ada lagi sihir-sihir asmara yang ada hanyalah sakit-sakit lara karena dirimu tetap saja teringat memori walau dari dirimu aku ingin berlari memutar waktupun aku masih jatuh dalam kesengsaraan tapi yang lebih menyakitkan kau dan dia bermesraan mengiris-ngiris hati yang sudah mati bagai belati yang menusuk di hati Lembaran Sakit Hati :Gurindam Pasal 6 Ayat 6 Inilah akhir cerita yang menyakiti tapi izinkan aku bersamamu sekali dipundakmu aku ingin menangis memelukmu walau hanya sekilas tapi mengingat dirimu telah milik yang lain terasa kepedihan ini semakin dalam kurasakan kini aku hanya bisa mengenang cerita lama yang selalu bermunculan romantika mungkinkah hidupku penuh dengan sakit hati yang abadi karena tak mampu mencari jati diri sejati jadi apa yang aku lakukan untuk terlepas dari kesedihan tetap saja aku hanya mendapatkan keperihan dan aku sangat ingin di cintai oleh seseorang yang begitu kusayangi tapi sayapku tak bisa sampai kepadanya wahai ......