🪷 Bijaksana

SAJAK UNTUKMU AYAH IBU

Oleh Malikhatul Khayati

Angin berhembus di pagi hari Langit terang disinari sang mentari Orang-orang bertebaran mengais rezeki Demi menghidupi sang buah hati Memandangnya aku bersedih hati Teringat akan pengorbanan ayah ibu yang kucintai Mengapa dan mengapa aku begini Kurang mensyukuri nikmat Illahi Aku selalu mendzalimi hati Aku selalu mengukir kesedihan hati Kepadamu orang yang aku cintai Ibu dan Ayah, Kaulah sebaik-baik insan yang Allah kirimkan Kepadaku sang wanita malang ini Tak pernah letih tubuhmu Yang kini semakin keronta-ronta Seakan lemah tak berdaya Ditelan oleh usia Namun kau tak pernah sedikitpun mengeluh Walau usia sudah tidak muda lagi Walau tenaga sudah tak maksimal lagi Walau pijakan kaki sudah tidak kukuh lagi Tapi semangatmu tak pernah pudar Kesabaranmu tak pernah habis Kaulah permata Kaulah mutiara Kaulah sang surya Engkau bagai akar yang selalu menguatkanku Engkau bagai angin yang selalu menyejukkanku Engkau bagai pelangi yang mewarnai kehidupanku Dan engkau bagaikan motivator yang selalu mendorongku Dan engkaulah sumber kebahagiaanku

Puisi Lainnya

SAJAK 30S UNTUK PAHLAWAN RI Oleh Malikhatul Khayati