SABAR YANG BERUJUNG KEHILANGAN
Oleh Diana Sri Rahayu
Aku memaksakan masuk dalam kehidupan cinta
Aku akan merasakan bahagia dan kesedihan
Hanya semua dirasa dengan waktu yang berbeda
Saat ini aku merasakan rasa sedih itu
Kini cintaku telah sampai diujung jalan
Cinta ini semakin jauh menuju ujung tanduk
Perasaanmu selama ini hanya kepalsuan
Kini aku tahu semua maksud hatimu
Semua terekam sangat jelas saat ini
Ternyata cintamu hanyalah sekejap
Kau, yang ku anggap matahari hidupku
Kini aku tahu bahwa kamu hanya pelangi
Yang hadir dengan indah namun hanya sekejap
Kamu telah membawaku jauh dalam cinta
Membawaku dalam kehidupan-kehidupanmu
Aku yang mulai mengerti dan menerima
Tiba-tiba kau berubah sangat jauh
Entah apa sebabnya kau mulai menjauh
Andai kau tahu aku butuh semangatmu
Tapi kau hanya memberiku penat
Aku mencoba bersabar, bersabar dan bersabar
Namun apa yang ku terima dari sabarku?
Hanya sakit, luka dan kepedihan yang ku rasa
Percuma kesabaranku karena berujung pedih
Kau bawaku terbang sangat sangat tinggi
Dan kau jatuhkan aku dari ketinggian itu
Rasanya?? Kau pun tau..
Ternyata lelahku berujung luka yang dalam
Kata maafmu hanya berujung kesakitan
Ucapanmu hanya menyayat hatiku
Usai sudah semua cerita cinta ini
Bukan rasa itu yang hilang tapi kamu membutakannya
Tak ada air mata untuk kisah ini
Karena telah lama kau perlakukanku seperti ini
Hinggaku terbiasa menyendiri tanpamu
Kedatanganmu bagaikan pelangi penuh warna
Datang dengan keindahan dan kemanisan
Namun kepergianmu bagaikan angin topan
Pergimu menerpa jiwaku sehingga rapuh
Tapi aku yakin aku mampu tanpamu
Aku yang akan pergi jauh dari hidupmu
Tak akan ku ganggu kehidupanmu lagi
Selamat tinggal wahai pelangi hidupku
Bersinarlah kau bagai matahari keabadian
Jangan jadikan hidupmu pelangi bagi yang lain
Aku yakin bahagiaku bukanlah bersamamu
Aku yakin kau akan menyadari semuanya
Kau akan mengalami dan merasakannya
Memang perbedaan tidak bisa dipersatukan
Good bye pelangiku, aku akan melepaskanmu
Pergilah dengan semua janji-janji manismu..