🪷 Bijaksana

RUMIT

Oleh G.

Mega.S Terkutuk terang dalam halusinasi malam Memendam lara yang terbias dalam sunyi Ku rentakan pedih yang mendera agar segera tercermin padam Menjelang kuncup yang baru dan merekah sempurna Ku titiskan seindah kata saja Meregup seram yang terlontar rintik alir air mataku Ku nanti jingga di perarakan senja Menjanjikan sapa yang terjunjung mesra Hampa tiba terbayang oleh sukma Menegakkan amarah melirik sinis rembulan yang menjahiliku Mulai letih dengan jemu yang mengambang Pernah ada rasa dendam yang merajut nista dalam damba Meski takut terus mengancam selalu terlantun cita yang perlahan mulai mengeras Berdiri teguh mengurungku menanungiku dalam rakahan emosiku Pernah ada setia yang ku syi'arkan dalam kagumku Namun senja tak datang besertanya Petang terus berlalu dan hanya tercipta gelap yang cukup Kini ku sampaikan seretan papan pencetakku agar terbaca dengan pejam,RUMIT,,,,,,,,,,,,