🪷 Bijaksana

RUH BANGSAKU

Oleh Izzatun Nada

Kata orang tanah kita tanah surga Negeri kita negeri seribu pesona Dari sabang sampai merauke Memancarkan jutaan keelokan yang menawan Lihatlah kawan, si pirang berpoles putih Berbondong bondong menapakkan kaki di bumi pertiwi Mereka hanya ingin berkenalan dan berprestasi Lewat rasa dan karsa, akan cantiknya budaya kita Sedang mereka, si anak bangsa asyik dalam bualan mimpi semu Malu memakai baju kearifan lokal Dengan goresan tinta yang meliuk Menorehkan segudang makna tapi "bangga" akan budaya asing Budaya tanpa jiwa sang pancasila, hampar sudah Hingga lupa ibu pertiwi Yang telah mengandung dan membesarkannya Merawat dan menghidupinya Namun tatkala warisan bangsa diakui negara lain Barulah semut-semut menjerit Berteriak dengan semangat berapi-api Menjunjung harkat dan martabat bangsa Kini sang ibu meneteskan air mata Garuda hanya menunduk, Badan yang kokoh berdiri tanpa jiwa Karena Budaya sebagai ruh bangsa Kini kian terkikis oleh tebing-tebing keangkuhan