RUANG KESEDIHAN
Oleh Imma Nikma
Ku pikir hidup hanya sebatas menjalani haridari detik ke menit menjadi jam merangkai harinamun ternyata tidakhidup lebih dari apa yang tergambarkan
Kosong hampa semu dan surambagaimana layaknya udara yang sunyisendiri merangkai sepiberteman pedih dan sesaknya air mata
Kau tau ?hal yang tidak pernah kau sadariadalah dimana kau pergi membawaseparuh dari sukmaku yang ada