RINDUKU BUNDA
Oleh Aisyah Yahya
Cukup lama aku menampi resah
Pada kerut wajah sendu itu
Namun hanya puisi ini yang sempat
Kurangkai bersila sendawa
Teruntuk sabarnya bunda melebihi
Egoku yang teramat durhaka
Pada cucuran keringat mu yang merapuh
Telah ku tumpahkan kesah memuakkan
Hingga engkau masih tersenyum simpul
Menelan kalimat-kalimat bijaksana
Membimbing angan ku
Agar tidak liar untuk meraja
Pilu hati mu tak sempat terbaca ku
Engkau begitu sempurna dalam lakon
Hingga izrail begitu mendambamu
Membiarkan aku dalam prahara duka
Membaca hujan yang di makam senja
Pada makam bunda, sebait do'a pun bermukim kerinduan q makin buncah,
Teruntuk bunda ku tersayang,,,,,