REFLEKSI PATAH HATI
Oleh Leo Christianto
Luka hati berteman malam
Tiada engkau dipelukkan
Luka hati berteman sepi
Kini engkau tiada lagi
Luka hati berteman pilu
Jiwa – jiwa yang terpasung
Bagai palung di lautan jauh
Hanyut terbawa diri
Tenggelam bersama mimpi
Impian hancur hiasi khayalan
Khayalanku hancur sirna punah
Pudar terhapus waktu
Waktu tak terulang
Tiada tempat tuk mengulang
Karena surga telah menjauh
Jauh dari mata
Jauh dari pandangan
Kini bumi terasa panas
Kini dunia bagaikan neraka
Neraka bunuh diri
Tiada penghakiman
Kuabaikan tuhan