🪷 Bijaksana

PUSARA SEJARAH

Oleh Adi Winata

Guratan masa yang temaram Helaian benang yang saling terpaut Sorotan sukma yang menelisik Ah, biarlah bayu mendobrak perhentiannya Linangan air yang kian meranum Pada galeri yang meronta-ronta Meneriaki lingkaran-lingkaran yang memandang Mesin waktu enggan kompromi Bersama langkah yang dipijakkan Dalam kabut yang mengisahkan Gemercik aing yang membisikkan Gita nan padu dalam harmoni Rindu kalbu akan memori Rumput yang tidak zamrud Raja memangku tangan di singgahsana Yang menaungi menjadi gulita Paras ayu tak lagi merona Merekalah batu mulia Laguan kasih laksana sastra Tutur dalam belukar Makna benderang sukar diteroka Torehan mungil nubuha masa Derai sedan mengoyak sepi Galeri, hadirkan cita Apatah enyah dari diorama?