PUISI TERAKHIR
Oleh Hendar S Rao
hari ini… kuputuskan menghapus namamu dari lembar-lembar buku harian itu
berhenti membuat puisi tanpa arti
tidak ada intusisi lagi disini
dulu…aku pernah memberimu ruang paling indah dalam hatiku
sebuah tempat yang tidak pernah kuberi pada wanita manapun
sampai kau datang membawa badai
membuatnya luluh lantakhingga tidak ada lagi tersisa tempat untukmu
aku bisa saja membuat ruang lain untukmu, tapi aku tau kau tidak akan lagi singgah didalamnya
lagi pula, luka itu sudah terlanjur berdarah dan aku tak mungkin menyembuhkannya hanya denganberhenti memikirkanmu.jadi
kuputuskan untuk berhenti mencintaimubukan karena kenangan yang perlahan memudaraku hanya berusaha terlepas dari rasa sakit
aku bukannya menyerah…aku hanya mencoba bangkitdari ketidak mampuan untuk memilikimu.
Bogor 13 april 2015Hendar S Rao