🪷 Bijaksana

PUISI PUASA

Oleh Mega Kahdina

Jika puasa adalah puisi Maka puasa adalah ketika sunyi semakin sepi Menjadi nirbunyi diiringi dentum kodok ba’da hujan Kali ini puasa bukan sekedar puisi Tapi sebuah cerita yang semestinya tertulis menjadi buku Gejolak kecamuk hati yang aku bungkus dengan kotak merah Dan kutaruh didepan pintu rumahmu Aku ingin kau membacanya Memaknai setiap inci isinya, dan merubah arti dari sebuah buku, menjadi dongeng Meski hanya dongeng karanganku yang akhirnya tak bisa pasti diraba Meski hanya dongeng pengantar tidurku Kunci gerbang untuk membawamu dalam fantasi semu yang khayal Maka biarlah puisi itu menjadi bayangmu Mengabadikan dirimu Surabaya, 14 juli 2013

Puisi Lainnya

DALAM RAJUT SANG KUASA Oleh Mega Kahdina