🪷 Bijaksana

PUING PUING HATI

Oleh Haryanti, S. Pd

Desiran angin yang berhembus Memasuki ruang dalam hati ini Bak ujung jarum yang tajam menyayat hati Dering suara itu masih jelas terlintas dalam fikir aku "Maaf kan aku melukaimu" Kamu bukan sosok indah yang pernah aku kenal dulu Kata tulus yang pernah kau ucapkan Kini terasa perih aku rasakan Kata cinta yang berulang kali pernah kau sandungkan Kini terasa duri yang menikam aku habis- habisan.. Semua keindahan itu Hanya tinggal puing puing yang memenuhi hati Menjadikan ragawi penat dan bertambah sesak Untuk mengenangnya lagi..